Subscribe to RSS Feed

Serial Cinta

Bingkai Hati

13/05/2010 by wahyu

Bingkai itu pernah kau campakkan, retak dan ku punguti dengan linangan air mata. Bingkai itu pernah terlupakan, dan kini kau mengingatnya kembali. Lalu, untuk apa? Karena toh kedatanganmu bermakna satu tusukan luka.
Mengakuimu pernah menjadi bagian terindah dari hidup ini pernah ku lakukan, dan memang kau pernah menjadi yang terindah. Namun tidak untuk saat ini. Setelah berderet luka yang tercipta, setelah ku bungkam atas nama cinta.
Bingkai itu kini telah cacat meski utuh membentuk fungsinya. Dan kini pada masa yang tak pernah diduga sebelumnya, bingkai hati akan segera menjalankan takdirnya.

Continue Reading »
1 Comment

Untuk bunda tercinta, yang selalu memberikan perhatian berlimpah dalam buncahan kasih sayangnya. Sungguh besar pengormbananmu untukku. Membuatmu selalu bersimpul senyum menjadi hal yang teramat penting. Sebab engkaulah yang dihati, mengisi setiap jeda dan memberi makna tersendiri. Sebuah hal yang tak dapat digantikan oleh manusia manapun untuk melakukannya.
Bunda, perpisahan selalu meruakkan kesedihan. Merampas kebersamaan dari sering menjadi jarang. Sungguh, bukannya tak ingin selalu membersamaimu, dan engkau pun tahu akan hal itu.
Engkaulah yang selalu di hati, engkaulah yang paling mengerti. Melepas ku pergi meski hatimu tak ingin. Memberi restu untuk setiap keinginan yang terucap dari bibir ku. Bukan karena aku jago ngeles pada setiap anggukan kepalamu, tapi karena engkau sangat memahami pribadiku. Dan memang engkaulah yang paling mengerti, mengatur namun tidak mengekang.

Continue Reading »
1 Comment

Romantis…. Entah apa arti kata ini, yang jelas ia sering dikaitkan dengan  perasaan cinta kasih. Tidak ada definisi yang jelas, bahkan Google dan Wikipedia pun tak bisa menjelaskannya secara definitif. Mungkin sama halnya dengan rasa cinta, setiap orang punya persepsi tersendiri dalam makna dan cara tuk mengungkapkannya. Yang jelas setiap pecinta sepakat bahwa romantis itu penting.
Setiap orang pasti merasakan masa-masa ini. Bahkan dalam konteks kekinian, kecanggihan teknologi mendukung tumbuh kembannya romantisme. Di facebook misalanya, seorang yang dikenal pendiam ternyata menjadi paling pandai merangkai kata-kata cinta di dunia maya. Yang garang dan keras jadi lemah lembut. Yang melangkolis tambah menjadi-jadi. Banyak prilaku yang berubah saat menyentuh dunia maya.

Continue Reading »
5 Comments

Cabai dan Pohon Jati

05/04/2010 by wahyu

Dua hal itu tentu engkau mengetahuinya bukan? Ketahuilah, cabai itu adalah wanita dan pohon Jati itu adalah laki-laki. Cabai semakin lama, maka ia akan kering dan layu. Sementara pohon jati, semakin bertambah usianya ia semakin kuat. Begitu pula wanita dan laki-laki. Ini adalah fakta, kita tak perlu mengingkarinya.
Tapi Islam datang agar semuanya menjadi Indah. Wanita memiliki pesona surgawi yaitu kemuliaan aklak dan imannya dan itu adalah RASA yang hangat dan panasnya terus terasa sepanjang masa. Persis perbedaan usia antara bunda Khadijah dan Rasulullah saw tak tergantikan di hati nabi tak ada yang bisa menggantikan cinta wanita itu, bahkan ‘aisyah pun tak sanggup.

Continue Reading »
No Comments

Kekuatan Ukhuwah

29/03/2010 by wahyu

Ukhuwah (persaudaraan) adalah suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri keberadaanya pada setiap diri. Ia muncul secara naluriyah, setiap insan secara alami memerlukannya. Dalam sebuah keluarga, ia muncul atas ikatan darah. Di sebuah kelompok/organisasi ia hadir atas ikatan visi dan misi. Dalam Negara ia ada sebagai pengikat emosional nasionalisme bangsanya. Ia hadir dengan berbagai bentuk, menawarkan kebersamaan, cinta kasih dan kebahagiaan.
Bagi setiap muslim, sumber ukhuwah bukanlah kelompok atau etnis, Negara atau daerah georafis, akan tetapi batas saudara adalah wilayah akidah. Mereka bersaudara bukan lantaran satu bangsa atau satu tanah air, dan andai bermusuhan pun juga bukan karena perbedaan geografis. Mereka bersaudara karena Allah dan bermusuhan karena Allah.

Continue Reading »
7 Comments

Cinta dan Pernikahan

15/03/2010 by wahyu

Satu hari, seorang anak bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana aku bisa menemukannya?” Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali,  kemudian ambillah satu saja ranting.  Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”
Anak itu pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Anak tersebut menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik).  Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut.

Continue Reading »
No Comments

Ruang Tamu