Copyright © 2010 Wahyu Permadi Webblogsite. Powered by WordPress.
Serial Motivasi
Mengapa ikan di laut?
Mengapa tidak burung yang bisa terbang tinggi di langit biru? Atau harimau yang terkenal dengan keberaniannya memburu mangsa? Atau kuda yang kencang berlari merempuh semua halangan di hadapan?
Mengapa ikan?
Ikan di laut, berenang penuh keyakinan mengeksplorasi laut dalam, berenang dengan penuh hati-hati menjelajahi laut dalam yang misteri. Sudah berapa banyak jenis khazanah yang dijejakinya. Sudah banyak batu karang dicermatinya. Sudah berapa kedalaman laut sudah diharunginya.
Alkisah tersebutlah dua buah desa, Desa Sukasari dan Desa Telaga Asri, yang dipisahkan oleh sebuah sungai yang penuh dengan buaya. Untunglah sebelum buaya menghuni sungai itu, telah dibuat sebuah jembatan yang menghubungkan kedua desa tersebut.
Cerita dimulai ketika Rama, seorang pemuda Desa Sukasari, menjalin cinta dengan Sinta, seorang gadis Desa Telaga Asri. Dunia terasa indah bagi mereka berdua, saat-saat romantis banyak mereka alami di tengah jembatan yang menghubungkan kedua desa mereka.
Alkisah, di puncak sebuah mercusuar, tampak lampu mercusuar yang gagah dengan sinarnya menerangi kegelapan malam. Lampu itu menjadi tumpuan perahu para nelayan mencari arah dan petunjuk menuju pulang. Dari kejauhan, pada sebuah jendela kecil di rumah penjaga mercusuar, sebuah lampu minyak setiap malam melihat dengan perasaan iri ke arah mercusuar. Dia mengeluhkan kondisinya, “Aku hanyalah sebuah lampu minyak yang berada di dalam rumah yang kecil, gelap dan pengap. Sungguh menyedihkan, memalukan, dan tidak terhormat.
Continue Reading »





