Subscribe to RSS Feed

Mari kita bicara tentang orang-orang patah hati. Atau kasihnya tak sampai. Atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah kasih Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwicjk tenggelam. Atau cinta Qais dan Laila yang membuat mereka ‘majnun’ lalu mati. Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas dihempas takdir, atau layu tak berbalas.
Itu cerita cinta yang digali dari mata air air mata. Dunia tidak merah jambu disana. Hanya ada Qais yang telah majnun dan meratap di tengah gurun kenestapaan sembari memanggil burung-burung:

Continue Reading »
1 Comment

Amal merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari iman. Imam Hasan Albashri menegaskan bahwa iman bukanlah angan-angan dan harapan hampa, akan tetapi ia adalah keyakinan yang mantap dalam hati dan dibuktikan dengan amal yang nyata. Bagi para aktivis da’wah amal Islami adalah bukti intima (komitmen) pada da’wah, jama’ah dan harokah. Tidak ada tempat di dalam jama’ah da’wah ini bagi orang-orang yang hanya ingin diakui sebagai anggota secara legal formal, apatah lagi bagi mereka yang sepi beraktivitas bahkan hanya membebani jama’ah.

Continue Reading »
No Comments

Pedoman dakwah yang utaman bagi seorang kader dakwah adalah al qur’an. Aktifitas-aktifitas dakwah yang dilakukan tidak boleh menyimpang dari apa ajaran al qur’an dan harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah Muhammad SAW. Karenanya, akrab dengan al qur’an bagi seorang kader dakwah adalah suatu keniscayaan.
Intensitas kebersamaan dengan al quran, kuantitas ia membaca al qur’an, dan kualitas bacaan al qur’an nya. Adalah hal yang bisa dijadikan sebagai tolok ukur keakraban itu. Yang satu dengan lainnya saling berkaitan. Intetnsitas akan berpengaruh pada kuantitas bacaan, selanjutnya kuantitas akan berpengaruh pada kulaitas bacaan.

Continue Reading »
1 Comment

Sungai Berbuaya

08/02/2010 by wahyu

Alkisah tersebutlah dua buah desa, Desa Sukasari dan  Desa Telaga Asri, yang dipisahkan oleh sebuah sungai yang penuh dengan buaya. Untunglah sebelum buaya menghuni sungai itu, telah dibuat sebuah jembatan yang menghubungkan kedua desa tersebut.
Cerita dimulai ketika Rama, seorang pemuda Desa Sukasari, menjalin cinta dengan Sinta, seorang gadis Desa Telaga Asri. Dunia terasa indah bagi mereka berdua, saat-saat romantis banyak mereka alami di tengah jembatan yang menghubungkan kedua desa mereka.

Continue Reading »
No Comments

Sejak kemarin malam saat membaca komentar itu, aku gelisah. Dalam berbagai kesempatan kucoba merenungkan kata-kata itu. Tak terasa saat-saat tertentu mata ini telah basah.
“Kasihan kalau melihat kader di DPRa yang pusing memikirkan apa yang mau dimakan hari ini baginya dan keluarga?? Sementara para qiyadah hidup bermewah.” Penggalan komentar ini, meskipun tidak jelas siapa yang mengatakan karena memakai anonim, ia tetap saja sebuah suara yang perlu kurenungkan.

Continue Reading »
No Comments

Saya ini sedang rajin-rajinnya menulis, belajar menulis sebenarnya. Ya, belajar menulis dengan menulis. Untuk sekarang ini -semoga hingga seterusnya- semua yang ada terpikir kalau bisa akan saya tulis. Tak peduli isinya tentang apa, strukturnya bagaimana yang penting hasinya berupa tulisan.

Continue Reading »
No Comments

Ruang Tamu